Sabtu, 21 Juli 2018

Kamus kecil untuk kata kata puisi

Seorang teman mengatakan kepada saya bahwa "Seorang penyair harus mempunyai jutaan kata-kata baru dan sebisa mungkin terbiasa membuat olahan kata dan bahasa yang belum pernah ada di ranah perbahasaan Indonesia" dari ucapan tersebut saya kemudian mengumpulkan beberapa rangkaian kata yang diambil dari beberapa puisi bagus. Ternyata lumayan membantu dalam merangkai puisi dan diksi ketika saya kesulitan mencari bahasa apa yang kira-kira "pas untuk puisi". Saya mengumpulkan kata-kata yang di ujungnya A, U, E, I tentunya agar memudahkan kita membuat puisi.. Ini hanya kamus kecil dan mungil saja, Anda yang saat ini sedang belajar membuat puisi silahkan mencari kata dan bahasa yang lebih banyak lagi dari kamus puisi saya.

Semoga bermanfaat, Cekidot ....!!

#Ujungnya A
TELANJANG
MENGANGKASA
JEDA
MENCINCANG
TEGAR
DERMAGA
MENYERUAK
MENGGELEGAK
MENGABADIKAN
MERAMBAT
MELUMAT
MENGAKAR
REKAH
BIRU UDARA
LUKIS KESEIMBANGAN
MENGALIR
KE-SELARAS-AN
TEPIAN
BERJINGKRAK
RAJUTAN
CAKRAWALA
PETALA
MUARA
BERBUDAYA
SEMBAH
KESEMUAN
CELAKA
DIPERAS
TEMARAM
SEMARAK
SORAK
JARAK
MELOMPAT-LOMPAT
DERAI HUJAN
BERGETAR
PERANGKAP
MENANGKAP
ILALANG
MEMBASAH
BERSUSAH
MURAM
MEREMANG
TEMARAM
MERAYAP
MENDEKAP
LENYAP
MERUPA
TUMPAH SERAPAH
TERTUANG
MENUANG
BERLELAH
SENJA
HAMPARAN
KELESUAN
METAFORA
PERADUANNYA
MENGGEMA
TERHAMPAR
RESAH
GELISAH
PENGEMBARA
RIAK
GELOMBANG
KOYAK
LUMAT
MEMENTASKAN
GUMAM
BENAM
MENERPA
MENJEJAK
BERKALANG
MEMBABAT
MEMBEBAT
MENDEBAT
MENATAP

#Ujungnya I
MENGITARI
MENGULITI
MEMBINGKAI
MENERIAKI
DICUCI
NURANI
PERANGKAI
KUTAPAKI
BERSEPI
SUNYI
MENGAIS
HIASI
MENUKIK
MENDADAPI

#Ujungnya U
MERAJUT
TERBELENGGU
MENCUMBU
MELENTUR
MELEBUR
MEMELUK
BERLUMPUR
MENGAPUNG
TERAPUNG
MENYAMBUNG
MERINGKUS
MERINGKUK
MENAMBUN
SEKUNCUP
MEMATUT
BERPACU
MEMACU
MENGUSUNG
DENYUT WAKTU
KECAMUK
TERBUJUR
LURUH
PELUH
RAJUTANMU

#Acak

BERPILIN
LORONG
MENGOYAK
MENYENTAK
MENENGADAH
MIRAT
BERCAK
TERGADAI
TERSARUK-SARUK
PUALAM
SENJA KESUMBA
KELAM
SELIMUT
MENYEMUT
MENYIRAM
BELANTARA
BELUKAR
SEMAK?
KABUT
BERKEJARAN
BERMUAT
MELAMPANGKAN
BERLANTAI
BINTANG DAN SASMITA
MENGASUH
LELAP
BERWINDU
GOYAH
PATAH
PECAH
JARAH
TENGGARA
BAU LADANG
MELEMBUT
CELAH
AUM

Jumat, 13 Juli 2018

PERJUANGAN SEORANG BAPAK TUA


PERJUANGAN SEORANG BAPAK TUA...
Dalam keheningan malam di tengah kebisingan kota orang orang tertidur lelap berselimut mimpi, tapi tidak untuk seorang bapak tua ini. Ia rela menyisihkan waktu istrahat nya menjajakkan suatu dagangannya dari tempat ke tempat dimana para muda mudi sedang asik berkumpul di tengah temaramnya lampu kota,dengan segumpal harapan dagangannya habis terbeli dan pulang membawa sedikit uang demi memenuhi kebutuhan anak cucunya yang sedang menanti.
Tanpa sedikit rasa mengeluh mengobarkan semangat di sisa sisa hidupnya yang semakin menua,tak layak lagi untuk bekerja melainkan menikmati hidup. Sungguh besar pengorbanan nya demi mengais sedikit rejeki dengan tenaga yang tak lagi kuat. Hari semakin melarut menunjukkan pukul 02;00 dini hari. dengan rasa lelah mengitari kota tanpa kendaraan apa apa dan sebuah dagangan yg ia bawa kotak kecil berisikan rokok dan kopi.
Di bawah tiang ia menyandarkan diri beristirahat sejenak sambil  menikmati pemandangan kota yang berhiaskan lampu lampu dan kendaraan yang berlalu lalang. Sesekali memejamkan mata sambil menahan rasa kantuk menunggu pembeli menghampiri segelas dua gelas kopi ataupun sebatang rokok. Ku menghampirinya dengan memesan 3 gelas kopi dengan senyum sumringah pertanda rasa syukur sedikit dagangnya terbeli. sambil mengajaknya bercanda gurau menghilangkan rasa kantuk yang kelopak matanya dengan pipi sudah mulai keriput untuk usia yang tak lagi muda, namun jiwa semangatnya melebihi jiwa muda yang pantang menyerah. Sungguh mulianya engkau melakukan pertanggungjawaban atas anak cucu dan istri ucapku dalam hati . Waktu tak terasa menunjukkan pukul 04;15 dini hari keasyikan bercanda gurau, ia pun berpamitan bergegas pulang sebab paginya ia kembali bekerja sebagai buruh panggul di sebuah pasar yang tak jauh dari kediamanya. Langkah yang tak lagi kuat sedikit membungkuk tak menghalanginya untuk tetap bekerja mengais rejeki dengan secercah harapan membawa uang hasil jerih payahnya .
Ku tertunduk malu pada diri sendri, seorang bapak tua  tenaga tak lagi kuat masih saja bersemangat yang seharusnya tak lagi bekerja. Sungguh mulianya engkau pak ucapku sambil meneteskan air mata, semoga Tuhan selalu memberimu kesehatan serta kekuatan dalam menghidupi keluarga...

Selasa, 10 Juli 2018

Tak ada damai dalam ramai

Tak ada damai dalam ramai
sedang sepi adalah tiba pada tepi
tenang itu lepas dari kenang
sunyi hanya mengundang bunyi
suara tak terdengar di muara
jari menari-nari
angin membawa segala ingin
aku menjadi kaku
dalam ruang jiwaku tertuang
beribu kata dalam sepasang mata
habis cara untuk bicara
bulir bening memecah hening
liar hendak ke luar
mengikut alir sampai hilir
namun kepala tak seringan kelapa
tak mampu hanyut bebaskan denyut
tenggelam di dasar kelam
waktu mengurung mustahil diurung
segala kesal melempar sesal
tak bisa pulang tak bisa terulang
enggan hati menemui mati
tersiksa untuk bersaksi
tak ada damai dalam ramai

SESEORANG DI MASA LALU

SESEORANG DI MASA LALU Seseorang yang berlalu dalam kehidupan kita tidak pernah benar-benar pergi selamanya. Dia seperti bintang di langi...